News

News Detail

RISET PEMBINAAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KEDOKTERAN 2012

04 November 2013 Jam 11:03:00

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Bersama ini mengajak Peneliti untuk ikut serta pada kegiatan
RISET PEMBINAAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KEDOKTERAN 2012

 

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

 

Bersama ini mengajak Peneliti untuk ikut serta pada kegiatan

 

RISET PEMBINAAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KEDOKTERAN 2012

 

Seleksi proposal akan dilaksanakan pada tahun 2011 dan proposal yang layak akan dibiayai pada tahun 2012 melalui DIPA Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

 

Prioritas Penelitian:

- GIZI DASAR, GIZI KLINIK, NUTRI GENOMIC, NUTRI GENETIK

- PENYAKIT MENULAR: malaria, dengue, HIV/AIDS, tuberkulosis (MADAT), dan penyakit infeksi new emerging dan reemerging (PINERE).

- PENYAKIT TIDAK MENULAR: keganasan dan degeneratif meliputi kelainan metabolik dan kardiovaskuler.

 

Jadwal Kegiatan Risbin Iptekdok 2012

Kegiatan

Tanggal

Distribusi buku panduan, leaflet, dan poster

28 April 2011

Sosialisasi Risbin Iptekdok ke FK/FKG/RS Indonesia Barat, Tengah, dan Timur

10 - 25 Mei 2011

Batas akhir penerimaan proposal

25 Juni 2011

Pengelompokan proposal

4 - 6 Juli 2011

Rapat Panel Pakar I (terbatas)

13 - 15 Juli 2011

Pengiriman ke reviewer

20 Juli 2011

Umpan balik dari reviewer

20 Agustus 2011

Rapat Panel Pakar II (lengkap)

15 - 17 September 2011

Kirim ke peneliti

30 September 2011

Batas akhir penerimaan perbaikan protokol

20 Oktober 2011

Seminar seleksi protokol dan pendampingan anggaran

25 - 27 Oktober 2011

Batas akhir penerimaan protokol beserta kelengkapan (termasuk persetujuan etik, finalisasi anggaran)

27 November 2011

Review protokol final oleh Tim Panel Pakar

1 - 3 Desember 2011

Batas akhir protokol final layak dibiayai

10 Desember 2011

 

Persyaratan: 

1.)  Riset bersifat orisinal, bukan merupakan pengulangan yang telah dipblikasikan di dalam maupun luar negeri.

2.)  Topik riset tidak sedang diusulkan atau pernah dibiayai oleh sumber dana lain.

3.)  Setiap proposal penelitian akan dibiayai maksimal Rp 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) per tahun anggaran (maksimal 2 tahun)

4.)  Tim peneliti terdiri dari 3 (tiga) orang, yaitu: 1 peneliti utama (ketua pelaksana) dan maksimal 2 peneliti lain serta 1 tenaga administrasi.

5.)  Peneliti yang bisa mengikuti Risbin Iptekdok harus memiliki jenjang pendidikan S1 dan S2. Guru besar dan S3 hanya dapat bertindak sebagai konsultan, tidak sebagai peneliti.

6.)  Tim peneliti merupakan pegawai tetap atau CPNS dari institusi pengusul.

7.)  Usia peneliti utama dan tim peneliti Risbin Iptekdok maksimal 45 tahun.

8.)  Jabatan fungsional peneliti tertinggi dari tim pelaksana penelitian Risbin Iptekdok yang berasal dari Balitbangkes adalah peneliti pertama.

9.)  Peneliti yang dapat mengikuti Risbin Iptekdok 2012 adalah peneliti Balitbangkes, Ilmuwan (dokter maupun non dokter) dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Rumah Sakit   Pendidikan, dan Lembaga Riset lainnya.

10.) Bidang keilmuan peneliti antara lain MIPA, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Elektromedik, Farmasi, dan Biomol. Untuk kepentingan pembinaan, Ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Hewan, dan Ilmu Keperawatan dapat ikut serta dengan cara berafiliasi melalui kelima jalur tersebut.

 

Informasi lebih lanjut:

Sekretariat Risbin Iptekdok 

Badan Litbangkes Kemenkes RI

Jl. Percetakan Negara No. 29, Jakarta 10560

Telp. (021) 4261088 psw. 127.  Fax (021) 4243933.

 

Buku panduan dapat di download melalui:

Website: www.litbang.depkes.go.id/risbiniptekdok

Email: iptekdok@gmail.com

 

 

Source :
Modified By : mru_admin , Hits : 2013

Date: 04 November 2013 Jam 11:03:35

Tawaran Beasiswa Unggulan 2012 Ditjen Dikti