Publication Detail

Journal/Magazine : Jurnal Respirologi Indonesia; 2014; 34; 36-45
Sistem skor acute physiology and chronic health evaluation (APACHE) II sebagai prediksi mortalitas pasien rawat instalasi perawatan intensif
Author : R.R. Diah Handayani, Nirwan Arief, Boedi Swidarmoko, Pudjo Astowo, Muhammad Sopiyudin Dahlan
Departemen :Pulmonology and Respiratory Medicine, Level : National, Article Category : research
Medical Writer : yes, Research Type : clinic
Abstract

Latar belakang : Penggunaan sistem skor untuk prediksi kematian pasien di ICU diperlukan dalam menentukan kebutuhan ICU dan prognosis. Berbagai studi di dunia menunjukkan penggunaan  skor Acute Physiology and Chronic Health Evaluation (APACHE) II membutuhkan evaluasi validitas sistem skor ini di tiap tiap rumah sakit. Penelitian ini dilakukan untuk evaluasi sistem skor APACHE II dalam memprediksi kematian pasien dengan penyakit paru dan pernapasan yang dirawat di ICU dan menentukan tingkat diskriminasi skor APACHE II terhadap hasil akhir pasien.

Metode:   Desain penelitian ini adalah cohort, dengan populasi adalah pasien dengan penyakit paru dan pernapasan yang dirawat di ICU RS Persahabatan Juli 2003 – Juni 2006.. Dilakukan penilaian skor APACHE II dan luaran pasien. 

Hasil:  Rerata skor APACHE II adalah 13.4±9.9 (0 to 49) dengan luaran pasien hidup 171 (72.8%) dan 64 (27.2%) meninggal, dengan rerata skor APACHE II antar dua kelompok berdasarkan luaran tersebut adalah 9±0,4 and 25±1.3 yang berbeda bermakna secara statistik (p=0.000). Nilai cut off point skor APACHE II adalah 16 dengan sensitivitas 79.9% dan spesifisitas  88%. Skor ini juga menunjukkan diskriminasi yang baik (AUC 0.906) tetapi tidak menunjukkan kalibrasi yang baik (p<0.5)

KesimpulanSkor APACHE II menunjukkan diskriminasi yang baik terhadap luaran dan prediksi kematian

Link : http://jurnalrespirologi.org/