Detail Research Data


Data Staff Academic
Research Title PREVALENSI PENYAKIT KULIT, FAKTOR RISIKO DERMATOMIKOSIS SERTA SEBARAN JENIS DERMATOFITOSIS DAN SPESIES PENYEBAB: SURVEI DI DAERAH RURAL DATARAN RENDAH JAWA BARAT
Kaji Etik Pass Number 1876
Kaji Etik Pass Date 19 Januari 2007
Focus Environmental Health
Principal Investigator Kusmarinah Bramono
Others dr. Sandra Widaty SpKK
Departement Dermato Venereology
Category Epidemiology
Research Date 19 Januari 2007
Research Object Manusia
Fund Source Mandiri
Level Penelitian Staff Academic
Abstract

Data prevalensi penyakit kulit di Indonesia umumnya berupa laporan dari rumah sakit perkotaan. Data populasi umum dari daerah rural yang penting untuk penentuan strategi pelayanan kesehatan wilayah masih sangat sedikit. Untuk memperoleh data tentang penyakit kulit yang banyak di masyarakat rural, dilakukan survei potong lintang pada 449 subyek di desa Tuk Kecamatan Cirebon Barat, di dataran rendah Jawa Barat. Data kunjungan Puskesmas setempat mengindikasikan dermatomikosis banyak ditemukan, diteliti khusus dermatomikosis, jenis dermatofitosis serta spesies penyebab dan beberapa faktor risiko. Hasil penelitian menunjukkan 51,9% subyek berpenyakit kulit dengan dermatomikosis merupakan penyakit terbanyak, diikuti dermatitis. Kusta yang ditemukan pada 4 subyek menunjukkan bahwa target eliminasi WHO belum tercapai. Pitiriasis versikolor (53,7%) lebih dominan daripada dermatofitosis (42,8%) dan Trichophyton rubrum (75%) merupakan spesies penyebab utama dermatofitosis. Jenis kelamin, obesitas, dan penyakit jamur dalam keluarga serumah merupakan faktor risiko untuk dermatomikosis. Dapat disimpulkan bahwa ternyata penyakit kulit di desa Tuk, daerah rural dataran rendah masih merupakan masalah, terutama didominasi dermatomikosis, dengan dermatofitosis yang terutama disebabkan Trichophyton rubrum. Kata kunci: daerah rural, penyakit kulit, dermatofitosis dan faktor risiko