Department Detail

:: Forensic Medicine

Department Description  

Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal sudah mulai eksis sejak Stovia pada tahun 1920-an ( dulu bernama Bagian Ilmu Kedokteran Kehakiman ) yang ditekuni oleh dr. H. J. F. Roll yang kemudian menerbitkan buku leerbook der Gerechtelick Geneeskunde. Pada tahun berikutnya, tercatat nama Prof. Sutomo Tjokronegoro, yang juga berkarya di bagian Patologi, melanjutkan pekerjaan di bagian Kedokteran Kehakiman.

Pada tahun 1948, didirikan Lembaga Kriminologi yang dimaksud untuk member pelayanan keadilan secara terpadu. Lembaga kriminologi ini terdiri dari unsur kriminologi, ilmu sosial, kedokteran dan hukum yang secara struktural berdiri dibawah Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan. Unsur kedokteran dipimpin oleh alm.Dr. Soenardi Dhanoetirto. Baru kemudian pada tahun 1978 lembaga kriminologi ini berdiri sendiri sebagai organ rektorat dan pada tahun 1985 berubah nama menjadi Pusat Pelayanan Keadilan dan Pengabdian Hukum, dan pada perkembangan lebih lanjut diletakkan dibawah Lembaga Pengabdian pada Masyarakat Universitas Indonesia.

Pendidikan kedokteran forensik bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, juga pendidikan pasca sarjana untuk spesialis kedokteran forensik, yang merupakan organ Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menggunakan bahan/jenazah yang dikirimkan oleh pihak penyidik Polri ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo. Dengan demikian, terdapat dua fungsi bagi bagian Kedokteran Forensik, dalam hal pendidikan formal merupakan organ pada FKUI sedangkan dalam pelayanan Kedokteran Forensik melaksanakan tugas yang ditujukan oleh pihak yang berwajib ke RSUPN Cipto Mangunkusumo.


 

Tujuan

  1. Meningkatkan kemampuan staf akademik, PPDS & mahasiswa di bidang penelitian kedokteran dan kesehatan secara umum, serta di bidang Forensik & Medikolegal pada khususnya.
  2. Menghasilkan lulusan mahasiswa umumnya & PPDS pada khususnya yang memiliki kompetensi baik & unggul dalam bidang Forensik & Medikolegal.
  3. Mampu menjadi pusat studi dalam bidang Ilmu Kedokteran Forensik & Medikolegal yang terdepan diantara pusat studi lainnya di Indonesia.
  4. Melaksanakan program penelitian yang terintegrasi
  5. Meningkatkan jumlah serta mutu publikasi dalam jurnal regional, nasional maupun   internasional.
  6. Meningkatkan perolehan dana penelitian nasional dan internasional

 

Active Students (PPDS/Residensi)

    Summary : 13 students

  1. dr. Jimmy Victor Sembay
  2. dr. Baety Achdayati
  3. dr. Jauhar Firdaus
  4. dr. Citra Manela
  5. dr. Retno Sawitri
  6. dr. Leonardo
  7. dr. Asri Murni Pralebda
  8. dr. Kinanti Putri Utami
  9. dr. Boge Priyo