Department Detail

:: Medical Chemistry

Sejarah Singkat Departemen Kimia Kedokteran Fkui

 Departemen kimia FKUI yang awalnya dinamakan Bagian Kimia FKUI sudah ada sejak FKUI berdiri . Tugas utama staf pengajar di Departemen Kimia Kedokteran FKUI adalah memberi kuliah dan praktikum mahasiswa tingkat 1. Pada awalnya disamping staf pengajar dari Indonesia, dibantu juga oleh staf pengajar dari University of California.

 Kuliah yang diberikan mencakup:

-          kimia umum

-          kimia fisik

-          kimia organik

Awalnya praktikum yang diberikan meliputi:

-          kimia analisa kualitatif

-          kimia analisa kuantitatif (titrasi)

-          kimia organik

kemudian analisa kualitatif dihapuskan dan diganti dengan praktikum kimia fisik

Disamping melayani kegiatan pendidikan di FKUI, Bagian Kimia juga ikut berperan pada pembentukan Jurusan Kimia FIPIA UI pada tahun 1961 (sekarang FMIPA UI). Dekan pertama FIPIA, Prof. G.A.Siwabesy menugaskan Drs. Lauw Soan Keng (Drs. Suniar Riawan) untuk menyiapkan pendirian Jurusan Kimia FIPIA UI. Pada awalnya praktikum mhs FIPIA juga menggunakan sarana dan juga staf pengajar dari Bagian Kimia FKUI. Pada tahun yang sama berdiri juga FKG UI, dan Bagian Kimia FKUI juga melayani kuliah dan praktikum mahasiswa tingkat I FKG, sampai tahun 2004 (perubahan kurikulum FKGUI).

 

Bagian Kimia FKUI juga berperan pada perencanaan dan pernyusunan kurikulum FIK UI dan memberi kuliah dan praktikum mahasiswa program A FIK.

Disamping itu Bagian kimia FKUI juga pernah melayani FK swasta di awal pembentukannya. Antara lain FK-Atmajaya, FK-Ukrida, dan FK Yarsi.

Dengan diadakannya program kelas internasional pada tahun 2000, Bagian Kimia FKUI turut berperan pada persiapan pendiriannya dan ambil bagian pada matakuliah Pre Medical Science dan Foundation of Medical Chemistry (kuliah dan praktikum)

Dengan perubahan kurikulum menjadi kurikulum berbasis kompetensi (KBK), maka kuliah dan praktikum hanya diberikan untuk mendukung modul biologi molekuler yang mencakup materi kimia karbohidrat, lipid, asam nukleat, protein, serta modul ginjal dan cairan tubuh yang mencakup materi keseimbangan asam-basa. Sedangkan kegiatan staf yang lain dalam pendidikan adalah sebagai fasilitator modul KBK FKUI.

Sejak awal Bagian Kimia FKUI berada di kompleks Salemba 4, terpisah dari gedung induk FKUI yang berada di Salemba 6.

 Pada saat ini sarana untuk kegiatan pendidikan yang berada dibawah koordinasi Departemen Kimia FKUI meliputi:

  1. 1 Ruang kuliah dengan kapasitas 250 mhs
  2. 2 ruang kuliah dengan kapasitas 100 mhs
  3. 6 ruang diskusi kelompok @ 10 mhs
  4. 2 laboratorium yang bisa digunakan untuk praktikum dan riset mahasiswa
  5. 1 ruang rapat
  6. 1 ruang kepala bagian
  7. 4 ruang dosen
  8. gudang bahan kimia dan alat gelas.
  9. Dapur dan Ruang Makan

 Bidang Pendidikan

Tugas utama staf pengajar di Departemen Kimia Kedokteran FKUI adalah memberi kuliah dan praktikum mahasiswa tingkat 1. Pada awalnya disamping staf pengajar dari Indonesia, dibantu juga oleh staf pengajar dari University of California.

 Kuliah yang diberikan mencakup:

-          kimia umum

-          kimia fisik

-          kimia organik

 

Awalnya praktikum yang diberikan meliputi:

-          kimia analisa kualitatif

-          kimia analisa kuantitatif (titrasi)

-          kimia organik

 

kemudian analisa kualitatif dihapuskan dan diganti dengan praktikum kimia fisik

 Dengan perubahan kurikulum menjadi KBK, maka kuliah dan praktikum hanya diberikan untuk mendukung modul biologi molekuler, yang mencakup hanya kimia organik (karbohidrat, lipid, asam nukleat, protein)

Dengan diadakannya program kelas internasional pada tahun 2000, Bagian Kimia FKUI turut berperan pada persiapan pendiriannya dan ambil bagian pada matakuliah Pre Medical Science dan Foundation of Medical Chemistry (kuliah dan praktikum)

 Disamping melayani kegiatan pendidikan di FKUI, Bagian Kimia juga ikut berperan pada pembentukan Jurusan Kimia FIPIA UI pada tahun 1961 (sekarang FMIPA UI). Dekan pertama FIPIA, Prof. G.A.Siwabesy menugaskan Drs. Lauw Soan Keng (Drs. Suniar Riawan) untuk menyiapkan pendirian Jurusan Kimia FIPIA UI. Pada awalnya praktikum mhs FIPIA juga menggunakan sarana dan juga staf pengajar dari Bagian Kimia FKUI. Pada tahun yang sama berdiri juga FKG UI, dan Bagian Kimia FKUI juga melayani kuliah dan praktikum mahasiswa tingkat I FKG, sampai tahun 2004 (perubahan kurikulum FKGUI).

 Bagian Kimia FKUI juga berperan pada perencanaan dan pernyusunan kurikulum FIK UI dan memberi kuliah dan praktikum mahasiswa program A FIK.

 Disamping itu Bagian kimia FKUI juga pernah melayani FK swasta di awal pembentukannya. Antara lain FK-AJ, FK-Ukrida, FK Yarsi

 Di Bidang Penelitian

Pada dekade tahun 60-an, di bagian kimia dilakukan penelitian analisa protein dari serum, penelitian ini tidak berjalan dengan baik.

Periode awal tahun 80-an, penelitian yang dilakukan bekerja sama dengan Bagian Biologi utuk menentukan kadar logam Zn, Mg, Cu, serta kadar asam fosfat dalam sperma  kaitannya dengan fertilitas sperma. Periode tahun 90-an, mulai dilakukan penelitian bahan alam dengan menggunakan hewan coba dari bagian Patologi Anatomi FKUI dan Pusat Penelitian Penyakit tidak menular Depkes. RI Salemba.

Penelitian bahan alam inilah yang akan terus dikembangkan dalam rencana untuk membuat laboratorium fitofarmaka dengan bekerja sama dengan berbagai departemen di FKUI dan di luar FKUI.